Selasa, 11 Juni 2013

Sajak Hujan

Nada indah beruntun terurai
dari atap yang tak kokoh lagi
memecah keheningan malam
merasuki jiwa dan pikiran

beratus, beribu, berjuta
titik air berlomba menghajar wajah bumi
memaksanya basah dan lembab
berkah bagi tanah dan kehidupan

sorak sorai dedaunan , melambai
tampakkan kegirangan hati
"aku gembira karna basah!"
pekiknya di malam itu

sementara aku terlelap
udara dingin memelukku
memastikan esok penuh harap
tumbuhan bersemi riang menari
esok hari..

sisi gelap juga tak luput dari sisinya
banjir dan longsor mewabah
merendam kaki di bawah atap
usang dan rusak

mereka mengeluh
hal yang harusnya tak dikeluhkan
"bukan salah hujan ! ini salah kita!"
teriakku dalam hati

ada baik ada buruk
itulah kehidupan
hujanku gembira, hujanku bencana

Ungaran tengah malam, 11 Juni 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar