Pengelana pergi jauh
Menyusuri derap kaki
asing
Tenggelam Dalam tawa
kesedihan
Pengelana,
Ia tak dikenal
Beribu langkah ditempuh
Bungkam rintihan menyayat perasaan
Tinggalkan tawa dalam
kehangatan
Namun tekad tak
kunjung hilang
Tegak bersandar dalam
jiwa
Lemah kaki berdarah
bernanah
Peluh basahi sekujur
tubuh
Napas terengah
jantung berdegup kencang
Takkan goyahkan
jiwanya
Semakin jauh ia
melangkah
Pengelana pergi
semakin jauh
Kini jiwanya mulai
rapuh
Berjalan dalam hening
malam
Tanpa arah tujuan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar